Sambut Ramadan, Warga Blitar Pasang Ratusan Lampu Penerangan Jalan JATIMTIMES, BLITAR – Banyak cara dilakukan masyarakat untuk menye...
Sambut Ramadan, Warga Blitar Pasang Ratusan Lampu Penerangan Jalan
JATIMTIMES, BLITAR – Banyak cara dilakukan masyarakat untuk menyemarakan datangnya bulan ramadan dilingkungannya. Seperti yang dilakukan warga
Kabupaten Blitar.
Mereka memasang ratusan lampu neon dan lampu hias dengan beragam warna-warni disepanjang jalan desa itu.
Pemasangan lampu dilakukan dengan kerja bakti oleh puluhan warga, Sabtu (3/6/2017). Selain memasang lampu, warga juga memasang bendera merah putih dan memperbiki jalan.
“Tidak ada makna atau tradisi khusus terkait pemasangan lampu ini. Masyarakat hanya ingin mempercantik lingkungan selama Ramadan,” kata Roden, salah satu warga setempat.
Roden menambahkan, dengan pemasangan lampu ini masyarakat yang melewati badan jalan untuk menuju ke masjid juga merasa lebih nyaman dan aman.
“Dengan pemasangan lampu hias ini, lingkungan menjadi lebih terang benderang. Masyarakat pun tidak perlu takut berjalan kaki menuju ke masjid. Sehingga warga bisa lebih memaksimalkan ibadahnya di masjid selama ramadan,” tukasnya.
Dijelaskannya, ada sekitar 100 lampu baik lampu neon dan lampu lip lop yang dipasang secara swadaya oleh masyarakat setempat. Setiap rumah rata-rata menyediakan 1-2 lampu yang digantung dengan sebatang bambu.
“Semua ini atas inisiatif dan kreatifitas dari masyarakat itu sendiri. Dengan swadaya, masyarakat membeli perlengkapan lampu. Alhamdulillah, masyarakat sangat kompak sehingga lingkungan pun tampak cantik pada malam hari,” tukasnya.(*)
Mereka memasang ratusan lampu neon dan lampu hias dengan beragam warna-warni disepanjang jalan desa itu.
Pemasangan lampu dilakukan dengan kerja bakti oleh puluhan warga, Sabtu (3/6/2017). Selain memasang lampu, warga juga memasang bendera merah putih dan memperbiki jalan.
“Tidak ada makna atau tradisi khusus terkait pemasangan lampu ini. Masyarakat hanya ingin mempercantik lingkungan selama Ramadan,” kata Roden, salah satu warga setempat.
Roden menambahkan, dengan pemasangan lampu ini masyarakat yang melewati badan jalan untuk menuju ke masjid juga merasa lebih nyaman dan aman.
“Dengan pemasangan lampu hias ini, lingkungan menjadi lebih terang benderang. Masyarakat pun tidak perlu takut berjalan kaki menuju ke masjid. Sehingga warga bisa lebih memaksimalkan ibadahnya di masjid selama ramadan,” tukasnya.
Dijelaskannya, ada sekitar 100 lampu baik lampu neon dan lampu lip lop yang dipasang secara swadaya oleh masyarakat setempat. Setiap rumah rata-rata menyediakan 1-2 lampu yang digantung dengan sebatang bambu.
“Semua ini atas inisiatif dan kreatifitas dari masyarakat itu sendiri. Dengan swadaya, masyarakat membeli perlengkapan lampu. Alhamdulillah, masyarakat sangat kompak sehingga lingkungan pun tampak cantik pada malam hari,” tukasnya.(*)

COMMENTS